Mengcopy data besar tetapi space tidak mencukupi

Berikut ini adalah tips mengcopy data dari server1 ke server2 dengan mengkompres terlebih dahulu data di server1 tetapi space sudah tidak mencukupi

server1# tar zcf – /backup | ssh root@server2 cat > /server1/backup.tgz

perintah di atas akan melakukan kompresi terhadap data di folder /backup  tanpa terlebih dahulu disimpan di local disk tetapi langsung dicopy ke server2 yang memiliki space yang mencukupi, dengan demikian space yang kurang di server1 tidak menjadi masalah.

Memindahkan Joomla 1.5 dari komputer lokal ke server hosting

Berikut ini langkah-langkah yang dibutuhkan untuk memindahkan situs Joomla dari komputer lokal Anda ke server:

1. Membuat database melalui MySQL Database di Cpanel

Jika anda belum memiliki database di server, silahakan dibuat dahulu melalui cPanel > MySql Database. Dari sana bisa diperoleh :

• Nama database format : userCpanel_namaDB
• Username database
• Password database format : userCpanel_namaUser

2. Backup database Komputer lokal

Backup database anda, jika menggunakan phpMyAdmin silahkan akses phpMyAdmin dari web browser anda ( http://localhost/phpmyadmin). Pilih database Joomla yang ingin diupload dari drop down menu “database”. Setelah database dipilih, klik pada tombol “export”, lalu pilih select all dan centang kotak “Add Drop Table”. Jangan ganti yang lain kecuali anda tahu apa yang anda lakukan. Centang “Save as file” tekan tombol “Go” di kanan bawah browser. Browser akan mengeluarkan konfirmasi penyimpanan ke komputer lokal.

3. Import database melalui phpmyadmin di cpanel

Setelah selesai membuat database dan user mysql serta export database di komputer lokal anda. Silakan buka menu phpMyAdmin di cPanel, pilih database Joomla yang tadi anda buat di step pertama. Setelah database dipilih , klik pada tombol “import” dan browse file backup database yang telah anda buat di langkah 2 di atas dan klik “Go” untuk import.

4. Upload files

Sebelum anda upload file Joomla ke server melalui FTP, sebaiknya kompres satu folder instalasi joomla di lokal komputer anda dalam satu file format Zip. Gunakanlah kompresi normal (standar) untuk zip file dan direktori Joomla.
Upload file .zip dengan menggunakan ftp/filezilla untuk mempercepat proses upload dan untuk menghindari kegagalan upload. Jika ingin menjadikan Joomla sebagai web utama silakan upload file zip Joomla ke dalam direktori /public_html supaya Joomla dapat diakses melalui http://domainanda.com/.
Setelah selesai upload, login ke cPanel > File Manager, cari file yang anda upload (di dalam direktori public_html), klik kanan pada file tersebut dan klik extract.

5. Setting file Configuration.php

Buka cPanel > File Manager anda. Cari configuration.php di direktori Joomla anda. Klik kanan pada file tersebut dan klik ‘Edit’. Dalam file script tersebut, cari baris sebagai berikut :

var $log_path = ‘’;
var $tmp_path = ‘’;
var $live_site = ‘’;
var $host = ”;
var $user = ‘’;
var $db = ‘’;
var $password = ”;

Sesuaikan nilai dari parameter-parameter tersebut di atas dengan setting yang anda buat di server hosting. Untuk path biasanya formatnya /home/usercpanel/public_html/path, sedangkan yang lain silakan anda sesuaikan sendiri.

Setelah selesai mengganti konfigurasi, tekan tombol Save Changes. Silakan ditest web anda dengan mengakses ke http://domainanda.com

Perubahan IP DNS Cluster USA

Sehubungan dengan perubahan upstream ISP Datacenter, kami informasikan bahwa ada perubahan IP address untuk DNS Cluster USA dari semula 206.217.223.138 menjadi 216.24.205.113

Untuk reseller yang menggunakan private NS silakan update IP NS dari sisi domain registry anda. Kami telah update untuk sisi server DNS kami. Selengkapnya adalah sbb:

Primary Nameserver : ns1 IP: 119.235.18.237
Secondary Nameserver: ns2 IP: 203.116.63.93
Tertiery Nameserver: ns3 IP: 216.24.205.113

Demikian disampaikan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Posted in News. Comments Off on Perubahan IP DNS Cluster USA